Batasanpermasalahan yang akan fokus dibahas pada makalah ini adalah sebagai berikut: a. Pengertian iman, islam dan ihsan. b. Konsep dasar iman, islam dan ihsan. c. Hubungan iman, islam dan ihsan. 1.2 Tujuan. Memberikan pemahaman tentang pengertian, konsep dasar dan hubungan dari iman, islam dan ihsan.
Seseorangyang beriman kepada malaikat senantiasa berhati-hati dalam berbuat. Ia akan menyadari bahwa di sekitarnya ada malaikat yang bertugas mengawasi dan mencatat amal. Malaikat sangat teliti sehingga tidak mungkin ada amal yang luput dari pencatatannya. Dengan demikian, kita tidak akan berbuat seenaknya sendiri, tetapi penuh dengan
Imankepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua. Seperti tertuang dalam firman Allah di surat Al Baqarah ayat 285: “Rasul telah beriman kepada Alquran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian juga orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya.”
18 "Tidak ada kebaikan yang lebih baik selain beriman kepada Allah dan bermanfaat bagi manusia. Tidak ada keburukan yang lebih buruk selain musyrik dan merugikan manusia lainnya." 19. "Barangsiapa menunjukkan sesuatu kebaikan, maka baginya seperti pahala yang melakukannya.” (H.R. Muslim) 20. "Orang yang banyak berbuat baik, banyak pulalah
Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay. Pengertian Iman kepada MalaikatMalaikat adalah makhluk gaib yang tercipta dari cahaya dan ruh yang berfungsi dan bertugas sebagai perantara antara Tuhan dan alam nyata. Malaikat ini tidak berjenis kelamin laki-laki atau perempuan, tidak beribu dan tidak berbapak, tidak makan dan tidak minum, tidak bersyahwat dan dapat berubah bentuk dengan izin Allah. Iman kepada malaikat merupakan rukun iman yang kedua. Iman kepada malaikat maksudnya ialah percaya kepada malaikat sebagai hamba Allah yang sangat taat dan tunduk serta senantiasa menuruti perintah Allah, sehingga Allah memuliakan mereka. Menurut bahasa ملائكة bentuk jama’ dari ملك. Dikatakan ia berasal dan kata risalah, dan ada yang menyatakan dan mengutus, dan ada pula yang berpendapat selain dan menurut istilah, ia adalah salah satu jenis makhluk Allah yang Ia ciptakan khusus untuk taat dan beribadah kepadaNya serta mengerjakan semua tugas-tugas-Nya. setiap muslim wajib beriman kepada para malaikat , sebaimana yang telah diperintahkan Allah swt dalam al Qur'an. berikut dalil dari firman Allah swt dan Hadis Rasulullah saw Tentang Beriman Kepada malaikatDalil beriman kepada Malaikat AllahDalil-dalil yang mewajibkan beriman kepada malaikatFirman Allah dalam surat al-Baqarah,ءَامَنَ الرَّسُولُ بِمَآ أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهِۦ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِاللَّهِ وَمَلٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهِۦ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ"Rasul telah beriman kepada Al Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya. Demikian pula orang -orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah , malaikat - malaikatNya, kitab-kitabNya dan Rasul -rosulNya. Mereka mengatakan Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang dari Rasul -rosulNya dan mereka mengatakan, "Kami mendengar dan kami taati, mereka berdo'a Ampunilah kami Ya Tuhan kami dan kepadaMulah tempat kembali" QS. Al Baqarah 285Firman Allah pada ayat lainnya, لَّيْسَ ٱلْبِرَّ أَن تُوَلُّوا۟ وُجُوهَكُمْ قِبَلَ ٱلْمَشْرِقِ وَٱلْمَغْرِبِ وَلَٰكِنَّ ٱلْبِرَّ مَنْ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ وَٱلْمَلَٰٓئِكَةِ وَٱلْكِتَٰبِ وَٱلنَّبِيِّۦنَ وَءَاتَى ٱلْمَالَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ ذَوِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينَ وَٱبْنَ ٱلسَّبِيلِ وَٱلسَّآئِلِينَ وَفِى ٱلرِّقَابِ وَأَقَامَ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَى ٱلزَّكَوٰةَ وَٱلْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَٰهَدُوا۟ ۖ وَٱلصَّٰبِرِينَ فِى ٱلْبَأْسَآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَحِينَ ٱلْبَأْسِ ۗ أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ صَدَقُوا۟ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُتَّقُونَ Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir yang memerlukan pertolongan dan orang-orang yang meminta-minta; dan memerdekakan hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar imannya; dan mereka itulah orang-orang yang ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ ءَامِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَٱلْكِتَٰبِ ٱلَّذِى نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَٱلْكِتَٰبِ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ مِن قَبْلُ ۚ وَمَن يَكْفُرْ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَٰلًۢا بَعِيدًا Arab-Latin Yā ayyuhallażīna āmanū āminụ billāhi wa rasụlihī wal-kitābillażī nazzala 'alā rasụlihī wal-kitābillażī anzala ming qabl, wa may yakfur billāhi wa malā`ikatihī wa kutubihī wa rusulihī wal-yaumil-ākhiri fa qad ḍalla ḍalālam ba'īdā Terjemah Arti Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya. An-Nisa’ ayat 136Sabda Rasulullah ketika menjawab pertanyaan Jibril tentang iman,“yaitu engkau beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, dan Hari Akhir, dan engkau beriman kepada takdir, yang baik maha pun yang buruk.” HR. Muslim, 1/37 dan al-Bukhari, 1/19-20.Rasulullah menjadikan iman itu adalah dengan mempercayai semua yang disebut tadi. Sedangkan iman kepada malaikat adalah sebagian dari iman tersebut. Keberadaan malaikat ditetapkan berdasarkan dalil-dalil yang pasti qathiy, sehingga mengingkarinya adalah kufur berdasarkan ijma’ umat Islam, karena ingkar kepada mereka bererti menyalahi kebenaran al-Quran dan الملآئكت من نور وخلق الجان من مارج من نار وخلق ادم مما وصف لكم رواه البخاري “Malaikat itu diciptakan dari cahaya sedangkan jin dari nyala api dan adam diciptakan dari apa yang telah diterangkan pada kamu semua”. dari tanah. Muslim dan Aisyah.Sebagaimana dijelaskan Allah dalam firman-Nya,“Dan kepunyaan-Nyalah segala yang di langit dan di bumi dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada pula mereka letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.” Al-Anbiya 19-20.“Dan mereka berkata, Tuhan yang Maha Pemurah telah mengambil mempunyai anak’, Mahasuci Allah. Sebenarnya malaikatmalaikat itu adalah hamba-hamba yang dimuliakan, mereka itu tiada mendahuluiNya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintahNya.” Al-Anbiya’ 26-27.Malaikat memiliki jumlah yang banyak, namun malaikat yang wajib diketahui oleh umat manusia itu ada sepuluh, yaitu 1 Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu Allah Malaikat Mika‟il bertugas memberikan Malaikat Izra‟il bertugas mencabut Malaikat Israfil bertugas meniup terompet pertanda hari Malaikat munkar bertugas menjaga kuburan dan atau menanyai manusia dialam malaikat nakir bertugas menjaga kuburan dan atau menanyai manusia dialam Malaikat Raqib bertugas mencatat amal baik8 Malaikat Atid bertugas mencatat amal Malaikat Malik bertugas menjaga pintu neraka10 Malaikat Ridwan bertugas menjaga pintu surgaKewajiban beriman kepada Malaikat ini memiliki beberapa hikmah yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Di antara hikmahi tersebut adalah a. Meningkatkan keimanan manusia kepada Allah, mengingat Malaikat merupakan salah satu ciptaan-Nyab. Membentuk jiwa seorang muslim yang benar-benar bertakwa kepada Allah, karena iman kepada Allah dan iman kepada Malaikat merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkanc. Mendorong manusia untuk senantiasa bertindak hati-hati, karena dia menyadari bahwa setiap perbuatannya selalu diawasi oleh para Malaikatd. Mendorong manusia untuk selalu meningkatkan amal baik, karena manusia menyadari bahwa sekecil apapun tindakan baiknya akan dicatat oleh Malaikate. Menghindarkan diri manusia dari perbuatan tercela yang akan menurunkan martabat dan derajat dari manusia itu sendiriSebagai muslim yang memiliki iman kepada Malaikat, seseorang akan menunjukkan beberapa perilaku yang mengindikasikan dari rasa keimanannya itu sendiri. Di antara tanda-tanda perilaku dari orang yang beriman kepada Malaikat antara lain a. Bertindak hati-hati dalam berperilaku keseharianb. Memiliki kepedulian social dalam hidup dengan masyarakat sekitarc. Perilaku yang ditampilkan mampu menjadi suri tauladan bagi lingkungannyad. Selalu berusaha untuk memperbaiki diri sendiri dari waktu ke waktue. Berpikiran positif terhadap berbagai kejadian yang terjadi sekitarnyawaalahu a'lam bisshowab
Allah SWT menciptakan semua makhluk baik manusia, jin maupun malaikat. Sebagaimana manusia, malaikat juga merupakan makhluk Allah SWT namun malaikat bisa dikatakan sebagai makhluk yang paling taat kepada Allah SWT karena malaikat terbuat dari cahaya dan tidak memiliki hawa nafsu sperti layaknya manusia pada umumnya baca hakikat penciptaan manusia dan tujuan hidup menurut islam.Seorang muslim wajib beriman kepada malaikat seperti yang terkandung dalam rukun iman. Sebagai salah satu makhluk Alllah SWT, malaikat memiliki tugasnya masing-masing dan setidaknya umat muslim mengenal 10 nama malaikat Allah tersebut mulai dari Jibril pengantar wahyu hingga malaikat pencabut nyawa, Izrail. Dengan mengimani malaikat, ada hikmah yang bisa diterima oleh manusia khususnya umat muslim. Apa sajakah hikmah tersebut? Untuk mengetahuinya simak penjelasan berikut ini. baca manfaat beriman kepada Allah SWT dan fungsi iman kepada Allah SWTIman Kepada MalaikatKita mengenal rukun iman dengan enam rukun yang harus diketahui. Salah satu isi dari rukun iman adalah beriman kepada malaikat atau jika berdasarkan urutan maka iman kepada malaikat menempati posisi kedua setelah iman kepada Allah SWT. Iman kepada malaikat berarti mempercayai bahwa Allah SWT juga menciptakan malaikat dan para malaikat tersebut ada dan menjalankan tugasnya masing-masing. baca juga rukun puasa ramadhan dan rukun nikah dalam islamSetiap muslim wajib mengimani malaikat dan hal ini akan semakin membuat seseorang berlaku baik meskipun tidak ada orang lain yang melihatnya. Malaikat adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT sebelum manusia namun berdasarkan sejarah agama islam, malaikat pernah disuruh bersujud oleh Allah SWT kepada nabi Adam AS yang merupakan seorang manusia. baca juga sejarah islam dunia dan sejarah Ali bin Abi ThalibDalil Iman Kepada MalaikatDalam Alqur’an perintah dan hal-hal mengenai malaikat disebutkan dalam beberapa ayat berikut iniQS Al baqarah 285Disebutkan dalam Alqur’an surat Al Baqarah ayat 285 bahwa muslim beriman kepada Allah, malaikat, kitab dan rasul-rasulnya baca cara makan rasulullah dan cara tidur rasulullah dan manfaatnya .آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. mereka mengatakan “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun dengan yang lain dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan “Kami dengar dan Kami taat.” mereka berdoa “Ampunilah Kami Ya Tuhan Kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.” QS Al Baqarah 285QS An Nisa 136Iman kepada malaikat juga disebutkan dalam surat An Nisa ayat 136 berikut iniيَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًاWahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya. Qs An Nisa 136QS Al Baqarah 30Dalam surat Al baqarah ayat 30 disebutkan bahwa Allah SWT menyuruh para malaikat untuk bersujud kepada nabi Adam As yang merupakan manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT baca juga tujuan penciptaan manusiaوَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَIngatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata “Mengapa Engkau hendak menjadikan khalifah di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”. QS Al Baqarah 30Tidak ada suatu perkara khususnya dalam agama islam yang tidak mengandung suatu hikmah atau pelajaran. Seorang muslim yang beriman kepada Allah SWT dan malaikatnya tentu harus mengetahui apa saja Hikmah Beriman Kepada Malaikat Beriman Kepada AllahMalaikat adalah salah satu makhluk Allah SWT yang tidak dapat dilihat oleh mata manusia namun dengan mempercayai adanya malaikat yang mencatat segala perbuatan kita baik dan buruk maka kita akan semakin beriman kepada Allah SWT dan berusaha untuk selalu istiqomah menjalankan rasa syukur kepada Allah SWTPara malaikat senantiasa berdoa kepada Allah dan mendoakan orang mukmin yang mendoakan saudaranya. Tidak hanya itu malaikat memiliki tugas dan pekerjaannya sendiri untuk membantu manusia misalnya mengatur rezeki dan menurunkan hujan. Semua hal yang dilakukan malaikat tersebut tentunya bermanfaat bagi manusia dan mampu menimbulkan rasa syukur kepada Allah SWT. Dalam surat Al mukmin ayat 7 disebutkan bahwa para malaikat sennatiasa mendoakan orang-orang berimanالَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِMalaikat-malaikat yang memikul Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman seraya mengucapkan “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala, QS Al Mukmin 7Berhati-hati dalam bertindakKarena seorang muslim selalu ingat dan tahu bahwa malaikat senantiasa mengawasi dan mencatat segala perbuatan kita baik perbuatan yang baik maupun salah. Untuk itulah keberadaan malaikat dan mempercayainya mampu membuat manusia senantiasa berhati-hati dalam bertindak dan berbicara serta takut untuk melakukan perilaku maksiat. Iman kepada malaikat juga mendorong manusia untuk tidak menuruti hawa nafsu yang akan menuju kesesatan dan juga membuat manusia meniru kesetiaan malaikat kepada Allah Akan Pertolongan Allah SWTKarena malaikat senantiasa mendoakan orang beriman maka ia tidak perlu takut jika ia memerlukan bantuan kepada Allah SWT dan doa malaikta selalu dikabulkan Allah SWT. Suatu pepatah mengatajan bahwa jika Engkau tidak bisa meminta pertolongan pada penduduk bumi maka mintalah pertolongan kepada penduduk langit atau pengertian dan hikmah beriman kepada malaikat. Semoga kita selalu bisa meningkatkan rasa iman dan taqwa kita dengan keberadaan malaikat disekitar kita. baca juga hikmah beriman kepada hari akhir dan fungsi iman kepada kitab Allah
Iman kepada malaikat adalah rukun iman yang kedua dalam Islam. Setiap muslim yang beriman harus memiliki rasa iman kepada malaikat sebagaimana telah Allah perintahkan dalam Al Baqarah ayat 285-286,آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُRasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. Mereka mengatakan “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun dengan yang lain dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan “Kami dengar dan kami taat”. Mereka berdoa “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali”.Baca jugaHukum Bersedekah Kepada Non MuslimSejarah di balik hari Asyura dalam islamHukum Wudhu Menggunakan GayungAmalan penghapus Dosa ZinaPenyebab Doa Tidak Dikabulkan Allah SWTManfaat Shalawat NariyahBeriman kepada malaikat bukan hanya sekedar wujud keimanan seorang muslim, namun juga memberikan banyak manfaat seperti di bawah ini1. Terhindar dari kesesatanOrang yang beriman kepada malaikat akan selamat dari jurang kesesatan. Ia akan mendapatkan petunjuk dan pertolongan dari Allah SWT. Allah berfirman dalam An Nisa ayat 136,يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًاWahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat Menambah keimanan Keimanan tak hanya beriman kepada Allah tapi juga beriman kepada malaikat. Dengan ikut beriman kepada malaikat, maka keimanan juga akan bertambah. Rasul bersabda,اَلْإِيْمَانُ اَنْ تُؤْمِنَ بِاللّٰهِ وَمَلَآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرَسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْاَخِرِوَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِخَيْرِهِى وَشَرِّهِى رواه مسلمKeimanan itu ialah engkau akan percaya beriman pada Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, dan engkau akan percaya kepada takdir baik dan buruk dari pada-Nya. HR. MuslimBaca jugaPutra Putri Abu Bakar Ash ShiddiqCara menerima ujian dari Allah SWTPenyebab Terhalangnya Jodoh dalam IslamCara Menghindari Pelet Menurut IslamHukum akad nikah di bulan ramadhan3. Mengagungi kebesaran AllahDengan percaya atau beriman kepada malaikat berarti kita telah mengagungi kebesaran Allah atas segala kekuatan dan kekuasaanNya dalam menciptakan malaikat. Allah berfirman,الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۚ يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ“Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan untuk mengurus berbagai macam urusan yang mempunyai sayap, masing-masing ada yang dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” QS. Fathir 1.4. Selalu berhati-hatiSeorang yang beriman kepada malaikat tentu sangat mengetahui bahwa malaikat akan selalu ada di dekatnya untuk mencatat dan mengawasi setiap perbuatannya. Dengan keimanan yang besar terhadap malaikat, maka ia akan jauh lebih berhati-hati dalam setiap ﷺ bersabda,مَا فِيهَا مَوْضِعُ أَرْبَعِ أَصَابِعَ إِلَّا وَمَلَكٌ وَاضِعٌ جَبْهَتَهُ سَاجِدًا لِلَّهِ“Tidak ada satu ruang selebar 4 jari, kecuali di sana ada malaikat yang sedang meletakkan dahinya, bersujud kepada Allah.” HR. Ahmad No. 21516.Baca jugaCara memilih calon pendamping sesuai syariat agamaTa’aruf menurut IslamPacaran dalam IslamHukum wanita non muslim memakai jilbabHukum wanita mengenakan jilbab motif menurut Islam5. Semakin rajin beribadahKeimanan pada malaikat juga akan membuat seseorang menjadi semakin rajin beribadah. Hal ini dikarenakan malaikat akan selalu mencatat setiap perbuatan manusia dan catatan tersebutlah yang akan menjadi salah satu penentu apakah ia masuk surga atau neraka. Allah berfirman,وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ ﴿١٦﴾ إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ ﴿١٧﴾ مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌDan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang telah dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat ketika kedua malaikat mencatat amal perbuatannya, satu duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah satu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. [Qâf/5016-18]6. Takut berbuat dosaMenyadari keberadaan malaikat yang selalu mengawasi dan mencatat setiap perbuatan manusia akan menimbulkan rasa takut untuk berbuat dosa. Sebagaimana Allah berfirman,Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam ayat lain وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي أَنْفُسِكُمْ فَاحْذَرُوهُ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌDan ketahuilah sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada dalam hati kalian, maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah sesungguhnya Allâh Maha pengampun lagi Maha penyantun. [al-Baqarah/2235].مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌTiada satu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. [Qâf/5018].7. Mendapat ampunanMalaikat akan selalu mendoakan ampunan bagi mereka yang beriman kepada Allah dan malaikat. Allah berfirman,هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلَائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۚ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا“Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikatNya memohonkan ampunan untukmu, supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya yang terang Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orangorang yang beriman.” Al-Ahzab 43Baca jugaSejarah Jilbab Dalam IslamHakikat Manusia Menurut IslamKedudukan Wanita Dalam IslamTujuan Hidup Menurut IslamTips Hidup Bahagia Menurut Islam8. Selalu didoakan malaikatTak hanya mendapatkan ampunan, orang yang beriman kepada malaikat juga akan mendapatkan banyak doa dari para SAW bersabdaإِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى الَّذِيْنَ يَصِلُوْنَ الصُّفُوْفَ.“Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya berdoa bagi orang-orang yang menyempurnakan shaf. Dan barangsiapa menutup celah dalam shaf Allah akan mengangkat derajatnya satu tingkat.” HR. Ahmad dan Ibnu Majah
Kesadaran pada kematian seharusnya membawa diri kita semakin bertaqarub kepada Allah. Kematian datang layaknya kereta kencana yang menjemput kita, tanpa mau diundur atau dimajukan sehingga memaksa diri untuk siap berkemas agar bisa ”khusnul khotimah”. Tentunya, supaya kita tidak mati pada saat Malaikat Atid sedang mencatat amal maksiat kita, tetapi ketika Malaikat Raqib bangga dengan kebajikan yang sedang kita perbuat. Apa yang harus kita perbuat? Caranya dengan menjalankan kebajikan pada setiap saat. Beriman kepada Malaikat 1. Pengertian Iman kepada Malaikat Untuk dapat mengimani malaikat, kita harus memahami pengertian malaikat. Malaikat adalah hamba Allah yang diciptakan untuk menyelesaikan berbagai tugas dan urusan. Malaikat merupakan makhluk gaib yang memiliki ciri-ciri dan sifat berbeda dengan manusia. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam ayat Al-Qur’an yang artinya Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan untuk mengurus berbagai macam urusan yang mempunyai sayap, masing-masing ada yang dua, tiga dan empat . . . . Fatir 1 Malaikat diciptakan dari cahaya, sebagaimana ditegaskan dalam hadis riwayat Imam Muslim yang artinya, "Malaikat itu diciptakan dari cahaya nur, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam manusia diciptakan dari apa yang telah diterangkan kepadamu tanah liat". Penciptaan malaikat terjadi sebelum diciptakan manusia. Hal ini seperti dijelaskan dalam ayat sebagai berikut. Artinya Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seoran khalifah di muka bumi . . . . al-Baqarah 30. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat diketahui pengertian iman kepada malaikat, yaitu meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah telah menciptakan dan mengutus malaikat untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu dari Allah Swt. Mengimani malaikat merupakan salah satu dari rukun iman, yaitu rukun iman kedua. Ensiklopedi Islam untuk Pelajar 2001 Anjuran mengimani malaikat sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah saw. tentang iman. Seperti disampaikan oleh Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah telah bersabda “Iman itu engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir serta beriman kepada ketentuan takdir yang baik maupun yang buruk.” 2. Mengimani Sepuluh Malaikat dan Tugas-tugasnya Tidak ada dalil yang menjelaskan secara konkret jumlah malaikat. Akan tetapi, menurut beberapa riwayat dijelaskan bahwa jumlah malaikat sangat banyak. Di antara sekian banyak malaikat, ada sepuluh yang harus kita ketahui dan imani. Kesepuluh malaikat beserta tugas-tugasnya dapat dijelaskan sebagai berikut. a. Malaikat Jibril Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu kepada para rasul. Malaikat Jibril memiliki kedudukan tinggi karena merupakan pemimpin dari para malaikat. Dia mempunyai gelar Qudus. Tugasnya menyampaikan wahyu hingga masa Nabi Muhammad saw. sebagai rasul terakhir. b. Malaikat Mikail Malaikat Mikail bertugas membagikan rezeki kepada seluruh makhluk Allah di alam ini, termasuk kepada manusia. Ia juga bertanggung jawab menurunkan hujan dan menumbuhkan tanaman. c. Malaikat Rakib dan Atid Malaikat Rakib dan Atid bertugas mengawasi amal kita dalam menjalani hidup di dunia. Malaikat Rakib mencatat setiap amal kebaikan kita, sedangkan Malaikat Atid yang mencatat amal buruk kita. d. Malaikat Izrail Tugas Malaikat Izrail adalah bertanggung jawab terhadap kelahiran dan kematian seluruh makhluk di alam ini. Malaikat Izrail bertugas mencabut nyawa kita sesuai waktu yang ditetapkan oleh Allah Swt. Dalam salah satu hadis dijelaskan bahwa di bawah komandonya, bekerja seratus ribu kelompok malaikat. e. Malaikat Munkar dan Nakir Malaikat Munkar dan Nakir merupakan dua malaikat yang bertugas mengajukan pertanyaan kepada kita di alam kubur nanti, baik kepada orang mukmin maupun kafir. Dalam hadis riwayat Ibnu Hibban dijelaskan bahwa ada tiga golongan yang tidak melewati pertanyaan dari Malaikat Munkar dan Nakir, yaitu para nabi, anak kecil, dan orang yang gugur sebagai sahid. f. Malaikat Israfil Malaikat Israfil tugasnya meniup sangkakala yang menandai datangnya hari kiamat. Setelah Malaikat Israfil membunyikan sangkakalanya, segera datang hari kiamat. Setelah itu, seluruh umat manusia keluar dari alam kuburnya yang berlanjut sampai pada penetapan makhluk yang menjadi ahli surga atau ahli neraka. g. Malaikat Ridwan dan Malik Tugas kedua malaikat ini adalah menjaga surga dan neraka. Pada hari akhir kelak, manusia dikelompokkan berdasarkan amalnya. Orang yang beriman dan beramal baik akan masuk surga serta disambut oleh Malaikat Ridwan, sedangkan yang kufur dan beramal jahat akan dilemparkan ke neraka yang dijaga oleh Malaikat Malik. Tanda-Tanda Beriman kepada Malaikat Di depan telah dijelaskan bahwa beriman kepada malaikat merupakan bagian dari rukun iman, tepatnya rukun iman kedua. Keimanan kepada malaikat harus dilakukan secara terpadu, yaitu dengan meyakini sepenuh hati keberadaannya, mengikrarkan dengan lisan, dan membuktikannya dengan sikap dan amal yang benar dalam menjalani hidup sehari-hari. 1. Kesadaran Diri tentang Keberadaan Malaikat Agar keimanan tertanam kuat, kita harus sadar bahwa malaikat selalu berada di sekitar kita. Dengan demikian, aktivitas apa pun tidak luput dari pengawasan malaikat. Rasulullah saw. telah bersabda yang artinya, ”Sesungguhnya ada makhluk yang menyertai kalian semua dan tidak memisahkan diri darimu, melainkan di waktu kalian semua berada di tempat sunyi buang air besar atau kecil, juga ketika bersetubuh. Oleh karena itu, hendaknya kalian malu kepada mereka dan muliakanlah mereka.” Makhluk yang dimaksud dalam hadis ini adalah para malaikat. Secara terperinci, merujuk pada dalil-dalil dalam Al-Qur’an dan hadis, dijelaskan bahwa malaikat selalu menyertai kita dalam hal-hal sebagai berikut. a. Mendoakan Orang Mukmin Allah Swt. telah mengilhamkan kepada para malaikat agar merendahkan diri dengan memanjatkan doa serta memohon dengan rahmat-Nya untuk orang-orang yang suka bertobat. Malaikat berdoa supaya mereka dimasukkan dalam golongan hamba-hamba-Nya yang saleh. b. Turut Mengamini Orang yang Salat Malaikat turut mengaminkan orang-orang yang sedang salat. Malaikat turut mengaminkan orang-orang yang sedang salat. Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, Jika imam mengucapkan, ’Gairil magdubi alaihim waladhollin, ucapkanlah, Amin, Hal ini karena sesungguhnya malaikat pun mengucapkan, Amin’ . . .”. Ahmad, Abu Daud, dan Nasai. Dengan petunjuk hadis ini dapat dipahami bahwa jika kita sedang melaksanakan ibadah dengan berjamaah, malaikat pun turut mengamini salat kita. Dengan petunjuk hadis ini dapat dipahami bahwa jika kita sedang melaksanakan ibadah dengan berjamaah, malaikat pun turut mengamini salat kita. Khusus untuk salat Subuh, bahkan dalam riwayat Imam Bukhari dijelaskan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Keutamaan salat jamaah bersama-sama melebihi salat sendirian dengan selisih dua puluh lima derajat. Malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada waktu salat fajar subuh." Abu Hurairah kemudian mengatakan, "Bacalah sekehendakmu ayat yang artinya, "Laksanakanlah sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan laksanakan pula salat Subuh. Sungguh, salat Subuh itu disaksikan oleh malaikat". al-Isra 78 c. Turun Ketika Ada Orang Membaca Al-Qur’an Malaikat akan turun ketika ada bacaan Al-Qur’an untuk ikut mendengarnya. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim diceritakan ada seorang sahabat pada suatu malam sedang membaca Al-Quran di tempat dekat kandang kudanya, tibatiba kudanya melompatlompat. Ketika kejadian itu ditanyakan kepada Rasulullah, dijelaskan bahwa kuda yang melompat-lompat tersebut karena melihat malaikat yang turun mendengarkan bacaan Al-Qur’an. d. Mencatat Amal Perbuatan Setiap Amal Apa pun amal manusia akan dicatat oleh malaikat dengan catatan yang sangat teliti. Dengan demikian, tidak ada amal manusia yang luput dari catatan malaikat. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Surah Qaf 16-18. e. Memberi Kemantapan dalam Hati Orang yang Beriman Sebagian malaikat ada yang bertugas meneguhkan kaum mukminin agar memiliki hati yang mantap. Sebagaimana firman Allah sebagai berikut. Artinya Ingatlah ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat, Sesungguhnya Aku bersama kalian, maka teguhkanlah pendirian orang-orang yang beriman . . . . al-Anfal 12 2. Menunjukkan Iman kepada Malaikat Dengan memahami keberadaan malaikat secara benar akan berdampak positif bagi yang mengimaninya. Orang yang beriman kepada malaikat dapat ditandai dengan beberapa sikap berikut ini. a. Mengimani Rukun Iman yang Lain Iman kepada malaikat harus disertai keimanan kepada rukun iman yang lain, yaitu kepada Allah, kitab, rasul, hari akhir, dan serta qadar. Jika seseorang mengimani keberadaan malaikat, tetapi mengafiri lima rukun iman yang lain, berarti keimanannya belum utuh. Enam rukun iman merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan karena keimanan kepada satu rukun iman berarti ada konsekuensi untuk mengimani yang lain. b. Taat kepada Allah dan Rasul-Nya Beriman kepada malaikat dapat dibuktikan dengan bersikap taat kepada Allah dan rasul-Nya. Allah telah mengutus para malaikat dengan tugas-tugas tertentu yang dikerjakan secara sempurna. Salah satunya, mengutus malaikat untuk menyampaikan firman kepada para rasul. Oleh karena itu, bersikap taat kepada Allah dan rasulNya merupakan bukti keimanan kepada malaikat. Belum disebut beriman kepada malaikat jika kita masih merasa nyaman untuk bermaksiat kepada Allah dan rasul. Bermaksiat kepada Allah dan rasul, juga menunjukkan kurang percaya pada kebenaran Al-Qur’an yang disampaikan melalui perantara malaikat. c. Tidak menjadikan Malaikat sebagai Sekutu Allah Kita dilarang bersikap seperti kaum Jahiliah Quraisy yang menganggap malaikat sebagai anak perempuan Allah. Malaikat sesama makhluk Allah yang diciptakan untuk menjalankan tugastugas tertentu. Penciptaan malaikat bukan menunjukkan kelemahan Allah, tetapi justru membuktikan kebesaran Allah di antara makhlukmakhluk-Nya. Oleh karena itu, sangat keliru jika ada yang menganggap Allah bersifat lemah, apalagi menjadikan malaikat sebagai sekutu-Nya. d. Menjalankan Isi Al-Qur’an Al-Qur’an merupakan firman Allah yang diturunkan kepada Rasulullah melalui perantaraan Malaikat Jibril. Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu kepada para rasul. Dengan demikian, mengimani malaikat juga harus dibuktikan dengan menjalankan perintah dan ajaran yang termuat dalam kitab Al-Qur’an. e. Menaati Ajaran Islam Malaikat selalu mengumandangkan doa dan memberi nilai pahala bagi manusia yang menjalankan ajaran Islam. Iman kepada malaikat dapat dibuktikan dengan kesungguhan kita untuk selalu menjalankan tuntunan ajaran Islam dalam hidup sehari-hari. Kita juga perlu mengajak sesama umat muslim lainnya untuk selalu menjalankan ajaran Islam tersebut. Allah merupakan Tuhan Yang Maha Esa dan suci dari berbagai kelemahan. Allah Mahakuasa untuk menjalankan segala sesuatu, seperti menciptakan alam raya dan seluruh isinya. Akan tetapi, Allah juga menciptakan para malaikat untuk menjalankan tugas-tugas tertentu. Bagaimana pendapat Anda jika ada yang beranggapan bahwa kekuasaan Allah terbatas sehingga membutuhkan bantuan para malaikat? Diskusikan persoalan ini bersama teman sebangku Anda. Penerapan Keimanan kepada Malaikat Menerapkan iman kepada malaikat pada dasarnya dapat dibuktikan dengan membiasakan diri untuk berbuat baik dalam hidup sehari-hari. Ini dilakukan setelah kita memahami kemuliaan sifat-sifat malaikat, misalnya selalu bertanggung jawab dengan tugasnya, tidak pernah bermaksiat kepada Allah, selalu memuji-Nya sepanjang waktu, dan tidak pernah mengeluh. Orang yang beriman kepada malaikat sedapat mungkin meneladani sifatsifat tersebut. Keimanan kepada malaikat dalam kehidupan sehari-hari misalnya ditunjukkan pada hal-hal berikut. 1. Rajin Berbuat Baik Malaikat akan menilai setiap amal kita, meskipun yang baru berupa niat. Niat baik seseorang yang dilakukan dengan ikhlas untuk mendapat rida dari Allah bernilai ibadah sehingga berhak mendapatkan balasan pahala. Demikian halnya perbuatan buruk, meskipun baru sebatas niat, dicatat sebagai dosa oleh malaikat. Oleh karena itu, mengimani malaikat mendorong kita untuk selalu berbuat baik dalam menjalani hidup. 2. Selalu Bersikap Hati-Hati Dalam hidup sehari-hari seluruh gerak-gerik kita tidak luput dari pengawasan malaikat. Dengan menyadari keberadaan malaikat, kita menjadi merasa malu jika malaikat menyaksikan kita sedang berbuat sesuatu yang melanggar perintah Allah Swt. Sikap hati-hati juga bukan berarti kita sangat takut kepada malaikat sehingga justru ditunjukkan dengan berbuat yang melanggar. Misalnya dengan menyembahnya, menjadikannya tempat bergantung, atau menganggapnya sebagai anak Tuhan. 3. Selalu Bersikap Rendah Hati Sikap rendah hati dalam Islam disebut tawaddu’. Sikap rendah hati dilakukan karena kita menyadari bahwa Allah telah menciptakan malaikat dengan kemuliaan sifat-sifat tertentu. Kita tidak boleh bersikap sombong dengan merasa sebagai makhluk yang paling mulia sehingga cenderung berbuat sesuka hati. 4. Semangat dalam Berusaha Sadar dan mengimani keberadaan malaikat di sekitar manusia menyebabkan kita bersikap optimis. Kita semakin bersyukur karena ada makhluk yang turut mendoakan kebaikan dan memohonkan ampunan kepada kita. Sikap optimis misalnya ditunjukkan dalam urusan rezeki. Manusia tidak boleh mudah menyerah dan khawatir dengan jaminan rezeki dari Allah yang dibagikan oleh Malaikat Mikail. 5. Giat Menuntut Ilmu Ilmu yang berguna dan dapat dimanfaatkan untuk orang lain merupakan ladang pahala bagi kita. Selain diri kita sendiri atau orang lain dapat mengambil manfaat dari ilmu pengetahuan, malaikat pun menaruh hormat kepada kita. Dengan alasan ini, kita tidak boleh bermalas-malasan dalam menuntut ilmu karena banyaknya hikmah yang dapat kita petik Ciri-Ciri Malaikat Untuk mengenal lebih dalam, kita perlu mencermati ciri-ciri atau sifat-sifat malaikat sebagai berikut. 1. Termasuk makhluk gaib. 2. Diciptakan dari cahaya. 3. Selalu menaati perintah Allah. 4. Tidak berjenis kelamin atau berketurunan. 5. Memiliki kemampuan berubah wujud. 6. Mampu menjalankan tugasnya. Kita dalam menjalani hidup sehari-hari ternyata ada yang mengawasi, yaitu malaikat. Malaikat selalu mengawasi setiap perbuatan kita, saat berbuat baik maupun berbuat buruk. Perbuatan tersebut akan dinilai secara cermat. Dengan menyadari bahwa malaikat ada di sekitar kita akan membimbing kita agar tepat dalam menjalani hidup sehari-hari. Kita tidak ingin malaikat akan menilai perbuatan buruk kita sehingga kita pun enggan untuk beramal buruk. Keimanan kepada malaikat akan mengantarkan kita meraih kesuksesan hidup di dunia maupun akhirat.
beriman kepada malaikat mendorong aku berbuat baik